Penyakit Asam Urat

Penyakit Asam Urat

Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat adalah sejenis arthritis yang paling umum dan bisa sangat menyakitkan. Penyakit asam urat adalah gangguan pada metabolisme asam urat, kata buku Arthritis. Penyakit ini juga merupakan gangguan yang penyebabnya sangat jelas—penumpukan kristal asam urat dalam cairan sinovial di sendi khususnya pada jempol kaki.

Asam urat adalah produk buangan yang bersirkulasi dalam darah, dan merupakan hasil penguraian zat purin. Sewaktu asam urat menumpuk biasanya karena pembuangan air seni yang tidak lancar terbentuklah kristal seperti jarum di bagian persendian jempol kaki meskipun itu bisa juga menyerang sendi lainnya. Sendi itu bisa meradang dan membengkak, panas kalau disentuh dan teramat sangat menyakitkan.

Jika tidak ditangani, serangan penyakit asam urat biasanya terjadi selama kira-kira satu minggu, kata sebuah informasi yang diterbitkan oleh Artritis Australia. Serangan berikutnya mungkin baru terjadi berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian. Jika penyakit asam urat tidak ditangani dengan baik, serangan itu akan makin sering terjadi dan bisa menjadi lebih parah dan merusak sendi secara permanen. Kadang penyakit asam urat bisa berkembang menjadi kondisi kronis (jangka panjang).

Penyebab Penyakit Asam Urat

a. Faktor dari luar

Penyebab asam urat yang paling utama adalah makanan atau faktor dari luar. Asam urat dapat meningkat dengan cepat antara lain disebabkan karena nutrisi dan kons umsi makanan dengan kadar purin tinggi.

b. Faktor dari dalam

Adapun faktor dari dalam adalah terjadinya proses penyimpangan metabolisme yang umumnya berkaita n dengan faktor usia, dimana usia diatas 40 tahun atau manula be resiko besar terkena asam urat. Selain itu, asam urat bisa disebabkan oleh penyakit darah, penyakit sumsum tulang dan polisitemia, konsumsi obat – obatan, alkohol, obesitas, diabetes mellitus juga bisa menyebabkan asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat Mempunyai Tiga Tahapan

Tanda Dan Gejala Tahap Pertama

Gejala penyakit asam urat tahap pertama disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.

Tanda Dan Gejala Tahap Kedua

Gejala atau tanda asam urat tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala yang berarti, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis atau peradangan yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak. Pada tanda dan gejala asam urat tahap kedua inilah penderita baru menyadari kalau dia sudah terkena serangan penyakit asam urat. Penanganan pada tahap kedua ini tentu akan lebih sulit ketimbang pada tahap pertama.

Tanda Dan Gejala Tahap Ketiga

Tahap ketiga disebut tahap artritis gout akut atau peradangan asam urat akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit asam urat dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.

Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita sudah terserang penyakit asam urat tahap awal. Karena serangan pertama kali ini sangat singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan asam urat tahap pertama ini akan hilang sendiri.

Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan gejala penyakit asam urat.

Faktor Risiko Yang Dapat Menimbulkan Penyakit Asam Urat

Faktor risiko utamanya adalah usia, gender, dan gen. Menurut beberapa pakar, lebih dari 50 persen penderita memiliki keluarga dengan riwayat penyakit asam urat. Penyakit ini juga lebih sering menyerang pria, khususnya yang berusia 40 sampai 50 tahun. Malah, pria memiliki kemungkinan tiga atau empat kali lebih besar terkena penyakit ini dibanding wanita. Sebelum menopause, jarang ada wanita yang terkena penyakit asam urat.

Obesitas dan pola makan : Encyclopedia of Human Nutrition menyatakan, ”Pengaturan pola makan untuk mengatasi penyakit asam urat tampaknya tidak lagi berfokus pada pantangan terhadap makanan dengan kandungan purin yang tinggi, tetapi pada penanganan gangguan metabolisme yang umumnya dikaitkan dengan penyakit asam urat: obesitas, sindrom resistansi insulin, dan dislipidemia,” yaitu kelainan jumlah lipid pada darah, misalnya kolesterol. Namun beberapa pakar juga menyarankan agar makanan dengan kandungan purin yang tinggi, seperti ragi, beberapa jenis ikan, dan berbagai jenis daging merah, dikurangi.

Minuman : Konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan bisa menghambat pembuangan asam urat, sehingga terjadi penumpukan.

Problem kesehatan : Menurut Klinik Mayo di Amerika Serikat, penyakit asam urat bisa dipicu oleh beberapa problem kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi yang tidak diobati (hipertensi) dan kondisi kronis seperti diabetes, kadar lemak dan kolesterol yang tinggi dalam darah (hiperlipidemia), dan penyempitan arteri (arteriosklerosis). Penyakit asam urat juga dikaitkan dengan penyakit atau cedera yang tiba-tiba atau parah dan kurangnya gerak karena terlalu lama terbaring, juga penyakit ginjal. Penyakit asam urat paling sering menyerang jempol kaki karena pada bagian ini sirkulasi darahnya kurang dan suhunya lebih rendah.

Pengobatan : Produk-produk yang meningkatkan risiko penyakit asam urat antara lain diuretik tiazid (obat yang memperlancar keluarnya air dari dalam tubuh, biasanya untuk mengobati tekanan darah tinggi), aspirin dosis rendah, obat antipenolakan yang diberikan kepada pasien pencangkokan organ, dan obat kemoterapi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s